Rekber Jasa Freelance untuk Klien dan Freelancer
Cara pakai rekber jasa freelance untuk proyek dari Instagram, WhatsApp, atau referensi. Kesepakatan awal, pembagian tahap, batas 36 jam, dan bukti saat dispute.
Rekber jasa freelance dipakai saat klien dan freelancer bertransaksi langsung tanpa marketplace: klien membayar ke rekber di awal, freelancer mengerjakan setelah melihat dananya aman, lalu dana diteruskan begitu hasil kerja diserahkan dan diterima. Kuncinya ada di kesepakatan tertulis soal ruang lingkup, jumlah revisi, dan definisi "selesai". Untuk proyek besar, pecah jadi beberapa transaksi rekber, satu per tahap.
Banyak proyek freelance di Indonesia tidak lewat platform. Klien menemukan desainer di Instagram, developer lewat rekomendasi teman, atau penulis lewat LinkedIn, lalu semuanya dibicarakan di WhatsApp. Cara ini praktis, tapi risikonya jelas. Klien takut DP dibawa kabur, freelancer takut hasil kerjanya dipakai tanpa dibayar. Rekber menengahi dua ketakutan itu, asalkan kesepakatannya rapi sejak awal.
Kenapa transaksi jasa lebih rumit dari jual beli barang
Barang fisik bisa dicek: sesuai foto atau tidak, rusak atau tidak. Jasa lain cerita. Logo yang "kurang greget" menurut klien bisa jadi sudah sesuai brief menurut desainer. Sengketa jasa sering kali bukan soal penipuan, tapi soal ekspektasi yang tidak pernah ditulis.
Karena itu, rekber jasa freelance hanya seaman kesepakatan yang mendasarinya. Rekber menahan uang dengan baik. Yang menentukan uang itu pantas dilepas atau tidak adalah dokumen yang kalian sepakati sebelum proyek mulai.
Yang harus disepakati sebelum membuat rekber
Tulis poin-poin ini di chat atau dokumen bersama, lalu salin ringkasannya ke deskripsi transaksi. Jangan cukup "nanti kita diskusikan".
- Ruang lingkup. Apa saja yang dikerjakan, dan apa yang tidak. "Desain logo" berbeda dengan "desain logo plus panduan brand dan template media sosial".
- Deliverable. Daftar file atau hasil yang diserahkan, misalnya 1 logo utama, 2 variasi, versi hitam putih.
- Format file. PNG dan PDF saja, atau termasuk file kerja seperti AI, PSD, Figma, atau source code di repositori.
- Jumlah revisi. Misalnya 2 kali revisi minor. Jelaskan juga apa yang dihitung revisi dan apa yang dihitung permintaan baru.
- Deadline. Tanggal kirim draf pertama, tenggat revisi, dan tanggal final.
- Kepemilikan file sumber dan hak pakai. Apakah klien memegang file mentah? Boleh tidak freelancer memasang hasilnya di portofolio? Ini sering jadi sengketa justru setelah proyek selesai.
- Waktu review klien. Berapa lama klien punya waktu untuk mengecek setiap kiriman.
Memecah proyek besar jadi beberapa transaksi rekber
Akun RekberPay untuk perorangan tidak punya fitur milestone dalam satu transaksi. Fitur milestone adalah bagian dari layanan RekberPay Enterprise untuk perusahaan. Untuk proyek freelance bertahap, saran kami sederhana: satu transaksi rekber untuk setiap tahap.
Misalnya pembuatan website company profile senilai Rp12.000.000 bisa dipecah begini:
| Tahap | Isi | Nilai rekber |
|---|---|---|
| 1 | Wireframe dan desain halaman utama | Rp3.000.000 |
| 2 | Pengembangan semua halaman | Rp6.000.000 |
| 3 | Revisi akhir, deploy, serah terima akses | Rp3.000.000 |
Tahap 2 baru dibuat setelah tahap 1 dikonfirmasi. Dengan begitu freelancer tidak mengerjakan tahap berikutnya sebelum dibayar, dan klien tidak membayar penuh untuk pekerjaan yang belum ada.
Soal biaya, memecah transaksi tidak membuatnya lebih mahal. Dengan tarif dasar 1%, tiga transaksi di atas kena Rp30.000, Rp60.000, dan Rp30.000, totalnya sama dengan satu transaksi Rp12.000.000. Yang perlu diperhatikan hanya tahap bernilai kecil: transaksi sampai Rp200.000 kena biaya minimum Rp2.000. Hitungannya bisa kamu cek di kalkulator biaya rekber.
Apa yang dihitung "selesai"
Di RekberPay, untuk produk digital dan jasa, dana diteruskan otomatis 36 jam setelah freelancer menandai pekerjaan selesai, kalau klien tidak menekan konfirmasi dan tidak membuka dispute. Tenggat yang mengikat selalu tertulis di halaman detail transaksi, dan pengingat dikirim sebelum waktunya habis.
Aturan ini adil untuk freelancer, karena klien yang menghilang setelah menerima file tidak bisa menahan bayaran selamanya. Tapi ini juga berarti definisi "selesai" harus jelas. Saran kami:
- Untuk freelancer: tandai selesai hanya setelah semua deliverable tahap itu benar-benar terkirim dan bisa dibuka. Mengirim satu file dari lima lalu menandai selesai hanya akan berakhir di dispute.
- Untuk klien: cek kiriman dalam 36 jam itu. Kalau butuh waktu lebih, misalnya harus menunggu persetujuan atasan, klik "Perpanjang Waktu" sebelum batasnya habis.
- Kalau semuanya sesuai: klik "Konfirmasi Diterima & Lepas Dana ke Penjual". Dana masuk ke saldo freelancer dalam hitungan menit, dan tombol ini tidak bisa dibatalkan.
Memakai Perpanjang Waktu dan Buka Dispute dengan jujur
Dua tombol ini ada untuk melindungi klien, bukan untuk menekan freelancer. Kami melihat dua pola yang sebaiknya dihindari.
Pertama, klien memakai "Perpanjang Waktu" berulang kali sambil terus meminta perubahan di luar jumlah revisi yang disepakati. Kalau permintaanmu memang baru, bicarakan biaya tambahannya dan buat transaksi rekber terpisah.
Kedua, klien membuka dispute karena berubah pikiran soal selera, padahal hasilnya sesuai brief. Tim mediasi kami memutus berdasarkan kesepakatan dan bukti, bukan selera.
Sebaliknya, "Buka Dispute" memang tepat kalau hasil tidak sesuai ruang lingkup, deliverable kurang, deadline lewat jauh tanpa kabar, atau file yang dikirim ternyata hasil comot. Caranya: klik "Buka Dispute", pilih "Kategori Masalah", tulis penjelasan di "Jelaskan Masalah", lampirkan bukti, lalu "Ajukan Sengketa". Dana tetap ditahan, tim kami menghubungi kedua pihak dalam 1x24 jam kerja, kasus sederhana biasanya selesai 1 sampai 3 hari kerja, dan yang rumit bisa sampai 7 hari kerja. Hasilnya bisa refund penuh atau refund sebagian, dan kedua pihak mendapat penjelasan alasan keputusannya.
Bukti yang membantu saat dispute
Dispute jasa hampir selalu dimenangkan pihak yang dokumentasinya paling rapi. Simpan ini sejak hari pertama:
- Brief tertulis yang disetujui kedua pihak, termasuk revisinya.
- Chat, sebaiknya di fitur chat dalam transaksi supaya tidak tercecer. Kalau diskusi terjadi di WhatsApp, ekspor chatnya.
- Draf dan versi kerja dengan tanggalnya. Riwayat versi di Figma, Google Docs, atau commit di repositori adalah bukti kuat bahwa pekerjaan memang dikerjakan.
- Bukti pengiriman file, misalnya link folder yang dibagikan dan kapan aksesnya diberikan.
- Daftar revisi yang sudah dipakai dan apa isinya.
Rekber atau marketplace freelance?
Marketplace freelance cocok kalau kamu belum punya klien atau belum punya freelancer, karena di sana keduanya bertemu. Rekber cocok kalau kalian sudah bertemu di luar platform dan hanya butuh pengaman pembayaran. Ringkasan biaya marketplace per Oktober 2026, diambil dari halaman resmi masing-masing:
| Marketplace | Biaya yang tercantum |
|---|---|
| Projects.co.id | Gratis untuk worker pada proyek Rp50.000 sampai Rp100.000, 12% untuk proyek di atas Rp100.000. Pembeli tidak dikenai biaya publish, tapi ada biaya pemrosesan pembayaran. |
| Fastwork Indonesia | Komisi freelancer 6% sampai 14% tergantung level, plus biaya pencairan Rp3.000 per penarikan sejak 13 Juli 2026. |
| Upwork | Biaya layanan freelancer bervariasi 0% sampai 15% per kontrak. Klien juga membayar biaya marketplace sendiri. |
| Fiverr | Pembeli membayar biaya layanan 5,5%, ditambah US$3,50 untuk pesanan di bawah US$200. Penjual menerima 80% dari nilai pesanan. |
Sribulancer kini bernama Sribu. Platformnya menawarkan kontes desain, job post, dan paket jasa dari freelancer yang dikurasi, dengan garansi uang kembali sesuai syarat dan ketentuannya. Kami tidak menemukan besaran biayanya di halaman resmi, jadi cek langsung sebelum memakai.
Satu hal penting: kalau kamu bertemu klien atau freelancer di dalam marketplace, selesaikan transaksinya di sana. Fiverr, misalnya, melarang pembayaran di luar situsnya. Memindahkan transaksi ke rekber untuk menghindari komisi bisa membuat akunmu kena sanksi, dan kamu kehilangan perlindungan platform. Rekber cocok untuk klien yang memang datang dari luar.
Langkah membuat rekber jasa freelance
RekberPay adalah jasa rekber (rekening bersama) online di Indonesia yang menahan dana pembeli sampai barang atau jasa diterima sesuai kesepakatan, lalu meneruskannya ke penjual. Untuk proyek freelance, klien berperan sebagai pembeli dan freelancer sebagai penjual. Salah satu pihak klik "Buat Rekber", mengisi "Judul Transaksi" (misalnya "Tahap 1 Desain Logo Kopi Senja") dan "Nilai Transaksi", memilih perannya, lalu mengirim link undangan. Setelah klien membayar dan status berubah jadi "Dibayar", freelancer bisa mulai bekerja dengan tenang.
Sebelum mulai, cek juga profil lawan transaksimu di direktori pengguna RekberPay untuk melihat rating dan riwayatnya. Kalau kamu masih membandingkan layanan rekber mana yang dipakai, perbandingannya sudah kami tulis di artikel alternatif rekber manual di grup Facebook. Untuk dasar-dasarnya, mulai dari panduan rekber online lengkap.
Pertanyaan yang sering ditanyakan
Apakah freelancer bisa minta DP lewat rekber?
Bisa, dengan cara membuat transaksi rekber untuk tahap pertama saja. Bedanya dengan DP biasa, uang itu ditahan sampai hasil tahap pertama diserahkan, bukan langsung masuk ke rekening freelancer. Freelancer tetap bisa melihat bahwa dananya sudah ada sebelum mulai bekerja.
Apa yang terjadi kalau klien tidak merespons setelah file dikirim?
Kalau klien tidak menekan konfirmasi dan tidak membuka dispute, dana diteruskan otomatis ke freelancer 36 jam setelah pekerjaan ditandai selesai. Tenggat pastinya tertulis di halaman detail transaksi.
Apakah RekberPay punya fitur milestone untuk proyek bertahap?
Untuk akun perorangan belum ada. Fitur milestone tersedia di layanan Enterprise untuk perusahaan. Untuk freelancer dan klien perorangan, cara yang kami sarankan adalah membuat satu transaksi rekber untuk setiap tahap proyek.
Siapa yang menanggung biaya rekber jasa freelance?
Bebas sesuai kesepakatan. Saat membuat transaksi, kalian memilih apakah biaya ditanggung pembeli, penjual, atau dibagi dua. Biaya mulai dari 1% dengan minimum Rp2.000, dan angkanya selalu tampil sebelum pembayaran.
Sumber dan tautan terkait
Bagian dari panduan rekber online
Artikel ini termasuk dalam kumpulan panduan rekber RekberPay. Semua topiknya, dari dasar sampai perbandingan layanan, ada di satu halaman. Lihat semua panduan rekber
Baca juga
- Rekber Jual Beli Online di Instagram dan WhatsApp
- Rekber Akun Game dan Cara Jual Beli yang Aman
- Cara Aman Beli Barang Bekas via Rekber
- 5 Tips Aman Jastip Tanpa Ditipu
Tentang RekberPay
RekberPay adalah jasa rekber (rekening bersama) online di Indonesia yang menahan dana pembeli sampai barang atau jasa diterima sesuai kesepakatan, lalu meneruskannya ke penjual. RekberPay dioperasikan oleh PT INOVASI KSATRIA INDONESIA, yang terdaftar di OSS dengan Nomor Induk Berusaha (NIB) dan sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) di Komdigi.